Beriman kepada Malaikat merupakan salah satu rukun dari Rukun Iman.

Bagaimana kita beriman kepada Malaikat?

Pertama kita menyadari bahwa Malaikat itu ada diantara kita. Kemudian mengetahui nama-namanya serta memahami karakrer atau sifat-sifatnya.

Ada diantara golongan manusia yang disenangi dan didoakan Malaikat.

Sungguh beruntung orang-orang yang didekati Malaikat. Karena representatif Malaikat adalah kebaikan.
Sedangkan lawannya adalah keburukan yang merupakan representatif dari Iblis laknatullah alaih.

Malaikat vs Iblis representatif baik buruk, tidak akan pernah bersatu. Artinya jika didekati Malaikat tidak mungkin dekat dengan Iblis, demikian juga sebaliknya.

Ada beberapa hal yang membuat Malaikat dekat dengan kita dan didoakannya:

1. Orang bersuci termasuk ketika akan tidur (Malaikat bersamanya dan menjaganya) selama tidur dalam keadaan bersuci dan membaca doa akan tidur.

2. Orang yang sengaja duduk menunggu waktu sholat. Malaikat mendoakan,” Ya Allah sayangilah dia, ampunilah dia.”

3. Sholat di Shaf pertama pada sholat berjamaah. Para Shahabat Rasul berebut sholat di shaf depan karena sangat besar sekali fadhilahnya. Didoakan juga oleh para Malaikat.

4. Orang yang menyambung shaf kosong. Karena kalau kosong di isi Setan pengganggu. Karena setan berbentuk domba selalu mempengaruhi supaya orang yang sholat tidak khusyu’. Itulah Imam sholat sering memerintahkan ‘Rapatkan Shaf karena itu keutamaan sholat berjamaah’. Hal ini juga mendapatkan doa dari Malaikat.

Namun disebabkan Covid-19 akhirnya shaf sholat kita jadi renggang. Ini perkara lain karena pandemi.

5. Ketika Imam mengakhiri bacaan Al-Fatihah padà sholat jahar, dan mengucapkan Aamiin diikuti jamaah serempak dengan Aamiin nya Malaikat, maka dosa-dosanya akan diampuni Allah. Tidak berlaku pada sholat sirri.

6. Berdiam di masjid dalam keadaan suci (I’tikaf) maka selalu didoakan dan shalawat dari Malaikat.

Semoga kita semua selalu dalam lindungan dan pengampunan Allah. Aamiin.

By : H Yusran Amri
Tausiyah Sebelum Dzhuhur
Masjid Agung Darussalam
Muara Beliti – Musi Raws
SUMSEL.
Senin (11 Januari 2021)