Minggu, September 19, 2021

Tentang Bulan Rajab

Bulan Rajab adalah bulan istimewa. Karena di dalamnya ada beberapa keistimewaan dan keutamaan. Salah satu di antaranya adalah banyaknya pahala jika kaum muslimin melakukan puasa di bulan ini.

Beberapa riwayat menerangkan tentang pentinya puasa di bulan ke 7 kalender hijriyah ini. Rasulullah SAW, bersabda: “Sesungguhnya zaman berputar seperti keadaan hari Allah menciptakan langit dan bumi, satu tahun adalah dua belas bulan. Di antara dua belas bulan itu adalah empat bulan mulia, tiga bulan berturut-turut Dzul-Qaidah, Dzul Hijjah dan Muharram, dan bulan Rajab yang berada diantara Jumadil Akhir dan Sya’ban …”

Rajab bisa diartikan dengan terhormat. Asal katanya adakah tarjib. Ada pula yang meng-artikan Rajab sebagai bulan pencurahaan. Di mana dalam bulan ini Allah SWT mencurahkan Rahmat-Nya kepada orang yang mau bertaubat pada bulan ini.

Nama Rajab disebut sebagai nama sungai di surga. Airnya lebih putih dari susu dan rasanya manis. Barang siapa puasa sehari di bulan Rajab, maka ia dapat minum di sungai itu.

Rasulullah SAW bersabda, “Pada malam Mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril AS., “Wahai Jibril untuk siapakah sungai ini ?”

Jibrilb AS menjawab, “Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca shalawat untuk engkau di bulan Rajab ini.”

Ada beberapa keterangan yang menye-butkan tentang keutamaan bulan Rajab. Salah satunya riwayat (secara mursal) Abul Fath dari Al Hasan, bahwa Nabi Muhammad bersabda, “Rajab itu bulannya Allah, Sya’ban itu bulanku dan Ramadhan itu bulannya umatku.”

Ada 3 Keutamaan bulan Rajab. Pertama, bulan Rajab termasuk 4 bulan yang diharamkan, yaitu Dzulkaidah, Dzulhijjah dan Muharam. Haram dalam hal ini dimaknai dengan bulan yang disuci-kan dimana orang dilarang berperang kecuali kalau diserang.

Pada bulan-bulan tersebut dilarang juga membunuh binatang darat buruan untuk menja-min kelangsungan hidup. Ibnu Abbas mengatakan, “Sesungguhnya melakukan perbuatan dzalim di bulan-bulan haram, maka dosa dan sangsinya jauh lebih besar dibanding melakukan perbuatan dzalim di bulan-bulan lainnya.”

Kedua, bulan Rajab adalah bulan di mana Ramadhan akan segera tiba. Ini tentunya membuat kaum muslimin lebih mempersiapkan mental dan fisik untuk menghadapi bulan Ramadhan. Bahkan ulama selalu berdoa, “Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab, Sya’ban dan berkahilah  kami di bulan Ramadhan.”

Ketiga adalah peristiwa Isra Mi’raj. Memang dalam hal ini banyak beda pendapat. Ada ulama yang mengatakan bulan Muharam ada pula yang mengatakan bulan Rabiul Awwal. Namun banyak yang menyimpulkan bahwa peristiwa Isra Mikraj terjadi pada tanggal 27 Rajab. Bahkan di tanah air tanggal tersebut  dengan banyak tradisi dan peringatan di berbagai tempat. Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: